Get Adobe Flash player

Notebook Ber-TV Terbaru

Pada berita sebelumnya, diumumkan bahwa Sony telah memperkenalkan notebook teringan. Pada berita ini, Sony juga mengumumkan hal yang sama yaitu menciptakan notebook teringan dengan teknologi layar sentuh, semua dalam satu notebook. Selain itu, notebook ini juga memiliki teknologi HD TV dan perekam video digital yang dapat disambungkan denga komputer desktop.

Vaio L Touch HD PC/TV and Vaio X, keduanya berbasis Windows 7, yang dijadwalkan akan rilis 22 Oktober mendatang. Keduanya akan dijual dengan harga $1,300 dan akan tersedia mulai bulan depan.

Sony adalah perusahaan pembuat komputer terakhir yang mengumumkan produk baru untuk ikut bersaing, sesuai dengan perkiraan Microsoft dengan perilisan sistem operasi terbarunya. Banyak dari komputer desktop akan menggunakan segala keuntungan Windows 7, terutama teknologi layar sentuh.

Vaio X hampir mendekati spesifikasi netbook. Yang membedakan hanyalah harga. Berat yang ringan, ketebalan yang sangat tipis, dan miliki layar LCD dengan lampu belakang LED dengan ukuran 11 inci. Sony mengklaim bahwa ini adalah notebook teringan.

Kembali ke Vaio L Touch PC/TV yang dibuat dengan layar sentuh ukuran 24 inci dan disediakan perekam CD dalam format Blu-ray. Selain itu, terdapat TV tuner untuk disambungkan dengan servis TV kabel dan antena. Serta, disediakan juga input HDMI untuk disambungkan dengan kotak kabel, penerima satelit, ataupun PS3.

Sistem ini juga menyediakan teknologi perekam video digital dengan kapasitas memori 1TB, yang dapat menyimpan hampir 100 jam siaran televisi dalam ukuran HD. Sistem ini akan disediakn dengan Windows 7 Home Premium ataupun Professional, prosesor Intel Core 2-Quad Core, dan prosesor grafis Nvidia GeForce. Disertakan juga fasilita Wi-Fi.

Sumber, klik


26 Responses to “Notebook Ber-TV Terbaru”

Leave a Reply

:D :) :( :o 8) :eek: ;-( :grin: :wink: :arrow: :idea: :?: :!: :evil: O:) :-| :-* :-(( :poke: :love: :tired: :emotion: :party: :clown: :worried: X( :p
















































Digital Library sedang error